https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZifz4xHyUtHehuD3jrpKLVAFlUBnBfgu4p4r22ohbpAUOVjQ2JyAG9CMt_-T4AU5qWicB6TFeIlFqAXgJ2qMOJCi42MXQaKZG5Ka884CjYgDjwQfsPiizHE6Aqlpq67gxD_FvA-obtE4/s1600/back+to+top+button.gif Blog Kanuragan Extrem

Senin, 03 Januari 2011

AJIAN SELIMUT RAJAH KALACAKRA


GELAR WEWAYANGANE JAGAT MARI'FAT :

EXTRAK ILMU KANURAGAN :

Berikut ini merupakan jenis ilmu kanuragan tingkat tinggi yang mempunyai banyak keunggulan.

Sebagai ilmu pagaran diri, hingga dapat penulis definisikan sebagai kategori Ilmu Kurung.
Sebagai ilmu pagaran ghaib untuk melindungi rumah, areal pertanian, pekarangan, kebun, dan lain sebagainya yang menjadi hak milik berharga anda.
Benteng ghaib dari serangan halus seperti sihir, teluh, tenung, dan santet.
Senjata ghaib sakti yang terletak di dada si-pemilik agar dapat digunakan dalam pertempuran secara ghaib dengan makhluk/jin yang jahat ketika Meraga Sukma maupun Terawangan.

Ilmu Kanuragan tersebut dijuluki : "AJIAN RAJAH KALACAKRA" yang konon menurut penciptaannya di-ilhami oleh tulisan yang terdapat pada tubuh BataraKala, Dewa berwajah Raksasa di Kahyangan yang merajai dunia kegelapan = kejahatan (versi dunia pewayangan).

Ajian Rajah Kalacakra, sebenarnya merupakan Ilmu Rajah Pada Tubuh yang di-rajahkan = dituliskan pada tubuh seseorang dengan ritual bathin tertentu agar memiliki khasiat kesaktian yang diunggulkan.

Dalam kesempatan kali ini, penulis tidak membeberkan secara keseluruhan dari cara mempelajari ilmu Rajah Kala Cakra tersebut sesuai dengan khasiat = keampuhan yang diharapkan. Akan tetapi cuma sebagian saja dari bentuk lelaku yang secara praktis dan mudah untuk dipelajari oleh siapa saja yang berminat untuk mempelajarinya.

Untuk itu sebut saja "Ajian Selimut Rajah Kalacakra" sebagai hasil Telusuran Secara Laduni yang berhasil dan memperoleh Intisari dari khasiat = kesaktian Ilmu Ajian Rajah Kalacakra yang sesungguhnya (induk).

Disebut demikian, karena lelaku yang digunakan untuk memperoleh intisari Ilmu Ajian Rajah Kalacakra menggunakan cara-cara praktis dan sederhana hingga siapa saja mampu dengan mudah untuk dapat mempelajari sekaligus memilikinya.

Karena itu, Ajian Selimut Rajah Kalacakra berfungsi defensif-protectif hanya untuk perlindungan diri dari berbagai ancaman maupun serangan baik nyata maupun ghaib. Tepatnya sebagai Ilmu Kurung = Selimut Ghaib tingkat tinggi yang mampu melindungi si-pemiliknya. Seperti halnya Ilmu Ajian Kunci Wali, Ajian Payung Rasul, Ajian Lampah Lumpuh, maupun Ajian Betara katong yang tersohor akan kehebatannya.

Untuk dapat mempelajari ilmu Ajian Selimut Ghaib tersebut diperlukan lelaku sebagai berikut :
1. Sediakan waktu 1 ataupun 3 hari sesuai dengan kemampuan ke-ikhlasan bathin anda untuk lelaku puasa mutih dengan menghindari berbuka makanan yang mengandung unsur hewani.
2. Puasa 1 hari dikerjakan tepat pada hari kelahiran anda (weton) sesuai dengan kalender penanggalan Jawa. Sedangkan bagi mereka yang menuntut kesempurnaan, hendaknya mengerjakan lelaku puasa selama 3 hari dengan memilih hari-hari yang jumlah neptunya 40 (telah dipostingkan sebelumnya). Dengan berpedoman pada wejangan Sunan Kalijaga (seorang Wali Allah yang ahli dalam Ilmu Makrifatul-Hikmah di Tanah Jawa sekaligus anggota elit dari jamaah para Wali yang terkenal dengan sebutan Wali Songo), "bahwa dengan mengerjakan lelaku puasa ataupun tirakat jenis apapun asalkan memilih 3 hari yang tepat dan apabila dijumlahkan neptunya berjumlah 40. Maka sama saja fadilahnya lelaku tersebut dengan mengerjakan lelaku selama 40 hari dengan ketentuan niatan suci dan ke-ikhlasan bathin dalam lelaku/tirakat".

3. Malam tepat pukul 24.00 menjelang sebelum melaksanakan lelaku yang utama (puasa), terlebih dahulu kerjakan lelaku sesuci dari kotoran raga dan bathin dengan mandi besar / keramas terlebih dahulu.

4. Kemudian kerjakan dua rokaat sholat hajat dengan niatan khusus untuk mampu melaksanakan lelaku puasa mutih guna memperoleh intisari dari Ajian Rajah Kalacakra yaitu Ajian Selimut Rajah Kalacakra (versi penulis).

5. Setelah selesai melaksanakan sholat hajat, masih dalam duduk majelisan kerjakan lelaku wirid khusus amalan do'a ajian sebanyak 7x ulangan dengan aturan : Setiap 1x bacaan doa hendaknya melakukan upaya penarikan-tahan-dan melepas pernafasan secara teratur.

a). Saat menarik nafas baca Basmalah dengan kesungguhan hati.
b). Ketika menahan nafas baca Do'a Amalan dalam 1 rangkaian peng-kalimatan.
c). ketika melepas nafas baca Do'a Qolqollah =
"Laa Khaula wa laa Quwwata Illaa Billahi 'Aliyyil Adzhima "

6. Setelah selesai bacaan do'a amalan selesai anda baca secara keseluruhan, kemudian tutup dengan permohonan/ do'a kepada Allah agar anda diberi karunia Allah untuk dapat memegang amanat Ilmu Ajian Selimut Rajah Kalacakra dengan keselamatan fii duniah wal akhirat.

7. Maka anda diperbolehkan untuk makan sahur pembuka lelaku puasa anda... (ingat ! = makanan harus tidak mengandung unsur hewani baik ketika berbuka, maupun sahur).
Kemudian anda diperbolehkan tidur hingga saat waktu Sholat subuh dikumandangkan.
Pembacaan amalan do'a ajian hendaknya dilakukan pula setiap selesai mengerjakan sholat wajib dengan tata cara dan hitungan bilangan yang sama.

8. Ketika tiba hari lelaku yang terakhir, hendaknya pada waktu makan sahur untuk lelaku puasa hari ke-3 untuk tidak tidur semalaman suntuk hingga terbit fajar di hari penutupan lelaku puasa selama 3 hari tersebut selesai.
Pembacaan do'a amalan hendaknya selalu diamalkan secara istiqomah setiap harinya ketika selesai lelaku sebagai upaya perawatan ilmu. (Bukankah tanaman yang jarang disirami air akan layu ?)

CATATAN :

==> Bagi mereka yang mengikuti program pengisian ilmu Telusur Laduni level II, yang telah diagendakan jadwalnya dengan penambahan plus Ajian Selimut Rajah Kalacakra, Anda cukup hanya melaksanakan tugas perawatan saja dengan me-wiridkan do'a amalan ajian secara istiqomah.

AMALAN DO'A YANG DIAMALKAN :

"BISMILAHIR RAHMANIR RAHIIM ....
YA MAROJA... JAROMAYA
YA MARANI... NIRAMAYA
YA SILAPA... PALASIYA
YA MIDOSA... SADOMIYA
YA DAYUDA... DAYUDAYA
YA SIKAYA... KAYASIYA
YA SIMAHA... MAHASIYA
YA MIDORA... RADOMIYA
LAA KHAULA WALAA QUWWATA ILAA BILLAHI 'ALIYYIL ADZHIMA..." (7x)

Demikian sedikit kemampuan yang dapat penulis persembahkan kehadirat para sahabat setia Blog ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua ...
Selamat mencoba dan Salam persahabatan selalu ...
Sampai jumpa dilain postingan dan program-program terbaru di tahun 2011 ini ...
Good luck and always happiness ...

PETUNJUK PENGISIAN TELUSUR LADUNI LEVEL II


GUNUNG MBLEDOS, BUMI KORAT-KARIT, SEGORO ASAT :

Assallamu 'alaikum Wr. Wb.
Dengan hormat dan Salam Persahabatan Selalu.
Sehubungan akan diadakan "Pengisian Tahap II Ilmu Telusur Laduni" bagi para Sahabat setia yang telah meluangkan waktunya untuk berkunjung dan mendaftarkan diri di Blog ini.

Atas ijin Allah SWT maka Program Pengisisan Jarak Jauh akan ditetapkan jadwalnya sebagai berikut :

Hari : Senin
Tanggal : 10 Januari 2011
Waktu : Pukul 24.00 Waktu Indonesia Bagian Barat
Tujuan : Penyempurnaan Bagi Pengisian Tahap I, dan Pengisian Dasar Bagi Sahabat Baru
Sasaran : Sahabat yang mendaftarkan diri/daftar ulang hingga akhir tahun 2010
Applikasi Tambahan : Ajian Selimut Raja Kalacakra secara otomatis


Bagi para sahabat yang memiliki perbedaan waktu, harap mengkondisikan sesuai waktu yang ditetapkan. Agar sistem penyelarasan tidak mengalami trouble applikasi..

Persyaratan yang harus disiapkan :
1. Ber-Suci dari hadats besar maupun kecil, mandi besar pada waktu sebelumnya akan lebih baik (afdhol).
2. Kerjakan dua rokaat sholat hajat kurang lebih 30 menit sebelum pukul 24.00 WIB...
3. Dalam satu duduk majelisan setelah selesai mengerjakan sholat hajat tersebut, lalu sempatkanlah untuk bertawasul dengan membaca Q.s Al-Fatihah sebanyak 5x ditujukan kepada .... dengan bacaan :

1) BI RIDHOI LILAAHI TA'ALAA... (Al-Fatihah)
2) BI MUJIZATI-SYAFA'ATIHI RASULULLAH SAW.... (Al-Fatihah)
3) BI HIKMATIHI NABIYINA KHIDIR 'ALAIHI SALAM... (Al-Fatihah)
4) BI KAROMATI SULTHONU 'AULIA ALLAH TA'ALAA SYEIH ABDUL QODIR JAELANI... (Al-Fatihah)
5) BI IJAZATI KHUSUSHON JA'MIIL ANBIYAI WAL MURSALIN, WAL AULIYA, WAL SYUHADA, WAL SHOLIHINA, WAL ALIM ULAMA MINAL MASRIQI WAL MAGHRIBI AJMAIN... (Al-Fatihah)
6) BI KHUSUSHON SOELISTIJONO ... (Al-Fatihah)


5. Tepat pukul 24.00 WIB selaraskan konsentrasi anda hanya tertuju pada penulis, Buka rasa bathin anda dengan :

a). Membuka kedua telapak tangan anda terbuka ke-atas tepat di depan solar plexus anda...
b). Pejamkan mata dan kunci pendengaran anda untuk beberapa saat...
c). Konsentrasi harus tetap ditujukan pada penulis...

6. Kurang Lebih 5 menit dari meditasi anda.... lalu tariklah nafas panjang dan dalam lalu simpan secara sugesti di dalam "Solar Plexus" dengan menahan nafas selama 7x bacaan Sholawat Nabi secara bathin...
7. Lalu hembuskan nafas secara halus dan panjang sambil membaca : Laa Khaula Walaa Quwwata illa Billahi 'aliyil Azhim...
8. Sugestikan dan tanamkan dengan kuat keyakinan pada diri anda, bahwa anda telah memperoleh transferan jarak jauh Ilmu Telusur Laduni Level II dan ajian Selimut Raja Kalacakra pada saat itu juga...
9. Setelah selesai anda diperbolehkan untuk tidur hingga pagi hari agar proses pengendapan energi cepat merasuk ke dalam kekuatan jiwa (astral) anda...
10. Pergunakan secara bijaksana dan penuh rasa tanggung jawab...
11. Petunjuk selanjutnya dapat anda browsing di arsip blog tentang applikasi dari ilmu Telusur Laduni tersebut...
12. Sedangkan Ajian Ilmu Raja Kalacakra wajib anda wiridkan setiap harinya sebanyak 7x ulangan dengan menahan nafas...

TAMBAHAN :

==> Untuk ajian Raja Kalacakra sesegera mungkin akan di-postingkan penulis.

JANGAN SAMPAI KETINGGALAN DAN SALAM PERSAHABATAN...

Kamis, 23 Desember 2010

WIRID ASMA 20 UNTUK ILMU LADUNI


EXTRAK ILMU HIKMAH :

Ilmu Laduni merupakan ilmu rahasia (sir) yang banyak dicari dan diburu oleh para ahli kebatinan, ahli hikmah, spiritualis, pendekar = jawara, ulama, cendekia, bahkan sampai dipemikiran para murid/santri sekalipun.

Betapa tidak ?! Ilmu yang satu ini memang bukan sembarang ilmu. Tapi apabila benar-benar telah dipegang maka sungguh berbahagianya orang yang mampu memegangnya. Kalau boleh penulis ibaratkan : Luasnya Alam Semesta beserta Isinya ini tak dapat menggantikan harga/ nilai dari kemampuan memiliki ilmu yang satu ini...

Berikut ini merupakan bentuk lain dari upaya untuk memperoleh ilmu laduni, yaitu dengan bentuk wirid = berdzikir kepada Allah melalui ke-20 Namanya yang Agung dan Mulia...

Siapapun anda, dia, dan mereka memiliki peluang yang sama untuk memperoleh ilmu rahasia ini. Asalkan dengan niatan yang ikhlas, sungguh-sungguh, penuh dengan pengharapan atas ridho Tuhan Yang Maha Esa...

PETUNJUK :

1. Kerjakan secara istiqomah setiap malam hari untuk melaksanakan minimal 2 rokaat sholat hajat ataupun Tahajud ketika " Sirep Jalma " , yaitu saat kebanyakan manusia sudah terlelap dalam tidur malamnya...

2. Kerjakan ritual tersebut secara istiqomah dengan tulus dan ikhlas karena Allah Ta'ala...

3. Setelah selesai mengerkajan 2 rokaat sholat Hajat/ Tahajud tersebut, maka berdzikirlah dengan menggunakan 20 Asma Allah sebanyak 1.673 kali...

4. Cara membacanya adalah berurutan antara Asma ke-1 hingga Asma ke-20 dibaca dalam 1 rangkaian bacaan...

5. Setelah selesai pengamalan wirid tersebut dalam satu majelisan, maka berdo'alah kepada Allah agar berkenan melimpahkan rahmatnya berupa ilmu Laduni kepada anda. Tentunya dengan tutur bahasa do'a yang tidak menuntut pemberian/ pengabulan kepada Allah...

6. Kerjakan terus secara istiqomah, dan tak perlu anda menghitung dalam hitungan hari, bulan, bahkan tahun... Kalau anda mampu dan memilki waktu yang luang amalkanlah...

7. Hingga tanpa anda sadari dan rasakan ilmu tersebut telah melekat pada diri dengan fenomena-fenomena yang akan membuat diri anda merasa heran dan tak percaya...

8. Jangan anda ceritakan fenomena tersebut kepada siapa-pun, hanya anda sendiri yang mampu mengetahui rahasia di balik rahasia ketika takbir ke-ghaiban telah dibukakan oleh Allah dalam pintu hati dan mata spiritual anda...

ASMA ALLAH YANG DIAMALKAN :

Wirid secara berkesinambungan antara Asma ke-1 hingga Asma ke-20 dalam satu rangkaian hitungan hingga anda mampu menyelesaikan 1.673x hitungan dzikir...

1. YAA ALLAH
2. YAA SAMII'U
3. YAA 'ALIIMU
4. YAA SARII'U
5. YAA WAASI'U
6. YAA 'ADLU
7. YAA 'ALIYYU
8. YAA 'AZHIIMU
9. YAA MUTA'AALI
10.YAA 'AZIIZU
11.YAA 'AFUWWU
12.YAA BAA'ITSU
13.YAA FA' 'AALUN LIMAA YURIID
14.YAA RAFII'U
15.YAA MA'BUUDU
16.YAA MAANI'U
17.YAA NAAFI'U
18.YAA BADII'U
19.YAA KAAFII
20.YAA RA-UUFU


Demikian satu rangkaian amalan wirid Asma Allah yang harus diwiridkan bagi siapa saja yang benar-benar dan sungguh-sungguh untuk memiliki Ilmu Laduni.
Mencoba dan terus belajar tentunya akan berbuah keberhasilan... Terima kasih atas attensinya lain waktu akan disambung dengan postingan yang sejenis....
Salam Persahabatan selalu...

Artikel Terkait :
1. CARA CEPAT BELAJAR ILMU LADUNI

LATIHAN JURUS SERANG_5 (PENUTUP)


SESAMBATAN ROSO :

Dilanjutkan dengan gerakan penutup pada gambar / ilustrasi No. 19 sampai dengan o. 22 yang berjuluk : " PUKULAN BERUANG " sebagai berikut :

A. PADA GAMBAR 19 :

1. Tarik kaki kanan anda menyilang di depan kaki kiri anda...

2. Kedua tangan membentuk kepalan jari dan siaga di depan dada...

3. Pandangan tetap tertuju ke arah depan...

B. PADA GAMBAR 20 :

1. Dengan cepat kaki kanan yang disilangkan ke depan kaki kiri melakukan tendangan lurus ke arah depan...

2. Sikap kedua tangan mengimbangi kekuatan kaki kiri yang dijadikan tumpuan kekuatan tendangan tersebut...

3. Dengan catatan : kedua tangan anda sekaligus berfungsi sebagai usaha preventif apabila terjadi counter attack dari pihak lawan apabila terjadi contac body yang bersamaan...

C. Pada Gambar 21 :

1. Diteruskan dengan pukulan lurus oleh tangan kanan ke arah depan (Sodokan = dengan jari-jari tangan yang tetap terlipat sebagian)...

2. Ditunjang dengan kaki kanan yang melakukan gerakan hentak penurunan ke arah depan tubuh anda...

D. Pada Gambar 22 :

1. Merupakan gerakan penutup dari rangkaian latihan jurus serang yang sedang anda latih....

2. Dengan sikap kedua tangan yang berada di depan, siap-siaga untuk melakuakn serangan sekaligus bentuk pertahanan yang kokoh...

Demikian sedikit kemampuan yang dapat penulis persembahkan kehadirat para pembaca budiman... Semoga apa yang dapat kami sampaikan kali ini memiliki guna dan manfaat walaupun itu sedikit.

Selanjutnya dilain kesempatan penulis dapat mempersembahkan : LATIHAN JURUS TIPU-TIPU DALAM SENI BELADIRI... Selamat berlatih dan salam persahabatan selalu...

ARTIKEL TERKAIT :

1. LATIHAN JURUS SERANG 1
2. LATIHAN JURUS SERANG 2
3. LATIHAN JURUS SERANG 3
4. LATIHAN JURUS SERANG 4

Rabu, 22 Desember 2010

LATIHAN JURUS SERANG_4



MBENTENGI ROGO SEJATI :

Gerakan selanjutnya dapat dilihat pada illustrasi / gambar no. 15 sampai No. 18 yang berjuluk :"TERKAMAN HARIMAU LAPAR" dalam latihan gerak berikut ini....

A. PADA GAMBAR 15 :

1. Dengan berlandasan kecepatan melakukan gerakan tendangan lutut oleh kaki kiri...

2. Diiringi gerakan kedua telapak tangan membentuk pertahanan cakar di depan dada...

3. Ingat : Perhatikan keseimbangan tubuh ketika melakukan bentuk tendangan ini...

B. PADA GAMBAR 16 :

1. Disusul lompatan kecil hingga merubah kaki yang berganti melakukan tendangan lutut selanjutnya (ganti kaki kanan)...

2. Sikap kedua telapak tangan tetap membuat pertahanan cakar di depan dada...

C. PADA GAMBAR 17 :

1. Disusul gerakan meletakkan kaki kanan ke arah depan dengan kuda-kuda busur panahnya...

2. Diiringi gerakan tangan melakukan cengkraman ke arah tenggorokn lawan...

3.Sedangkan tangan kiri anda ditarik terbuka di samping pinggang...

D. PADA GAMBAR 18 :

1. Seakan kesatuan gerak yang sangat cepat..., kaki kanan yang berada di depan tubuh anda kini bergerak memutar seperempat lingkaran ke arah kanan tubuh anda...

2. Diiringi gerakan tangan kanan yang melakukan cengkraman leher tersebut di tarik ke arah luar bagian bawah tubuh...

3. Sedangkan tangan kiri anda kini bergerak ke atas seakan mengikuti arah gerakan tangan kanan bagaikan Harimau yang mengkoyak-koyak mangsanya dengan cakar-cakar tajamnya (bersilang di depan dada)...

Bersambung pada gerakan selanjutnya....

Artikel terkait yang dapat dibaca :

1. LATIHAN JURUS SERANG 1
2. LATIHAN JURUS SERANG 2
3. LATIHAN JURUS SERANG 3
4. BELAJAR LATIHAN GERAK SERANG KAKI
5. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN 1
6. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN 2
7. BELAJAR TANGKISAN DASAR

LATIHAN JURUS SERANG_3



SAMPURNANING RAGA :

Sambungan dari gerakan Latihan Jurus Serang dan Pertahanan yang terdahulu dari gambar 10..., selanjutnya dapat diteruskan dengan gerakan sesuai ilustrasi / gambar 11 sampai dengan 14 yang berjuluk "SENGATAN KALAJENGKING" berikut ini....

A. PADA GAMBAR 11 :

1. Menurunkan kaki kanan yang melakukan tendangan (jejakan) ke arah depan...

2. Sambil melakukan tangkisan terbuka oleh tangan kanan dari arah luar menuju ke dalam, sebagai tindakan preventif untuk pertahanan dan sekaligus upaya tangkapan pada tangan lawan yang melakukan counter attack...

B. PADA GAMBAR 12 :

1. Dengan cepat pula kaki kiri yang berada di belakang tubuh melakukan tendangan kilat ke arah bawah (tulang kering lawan)...= Seolah-olah bagaikan ekor kalajengking yang melakukan sengatan dengan cepat ...

2. Diiringi dengan gerakan tarikan oleh tangan kiri dari arah dalam menuju luar apabila berhasil melakukan tangkapan tangan lawan...

3. Atau dapat diartikan pula sebagai bentuk tangkisan berubah arah, yang tadinya melakukan tangkisan dari arah luar menuju ke dalam... kini dengan cepat pula mengalami perubahan arah yaitu dari dalam menuju ke arah luar tubuh anda...

4. Sedangkan tangan kiri melakukan tindakan preventif untuk pertahanan tubuh bagian bawah...

C. PADA GAMBAR 13 :

1. Meletakkan kaki kiri yang melakukan jejakan bawah ke arah depan...

2. Sambil melakukan tusukan ke arah depan oleh tangan kanan dengan gerakan memutar setengah lingkaran setelah melakukan tangkisan tadi...

3. Sedangkan tangan kiri anda melakukan gerakan melintang horisontal untuk memberikan suport kekuatan tusukan tangan kanan anda, sekaligus sebagai gerakan prefentif untuk penjagaan pertahanan apabila ada counter attack lawan...

D. PADA GAMBAR 14 :

1. Melakukan gerakan memutarkan tubuh dengan menarik kaki kiri yang berada di depan tubuh setengah lingkaran hingga membentuk kuda-kuda tengah = sejajar dengan arah hadap serangan yang berbeda...

2. Gerakan tangan kiri yang protektif kini seakan melakukan tangkapan cepat untuk di tarik memutar ke arah kiri sesuai dengan perputaran tubuh anda...

3. Sedangkan tangan kanan anda ditarik kepal di sisi pinggang sebagai upaya persiapan untuk memusatkan kekuatan pukulan bila terjadi counter attack pihak lawan...

Untuk gerakan selanjutnya dapat dilanjutkan pada postingan berikutnya....
Bersambung di lain kesempatan...

ARTIKEL TERKAIT :

1. LATIHAN JURUS SERANG 1

2. LATIHAN JURUS SERANG 2

3. BELAJAR TANGKISAN DASAR

4. BELAJAR LATIHAN GERAK SERANG KAKI

5. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN I

6. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN II

Jumat, 17 Desember 2010

LATIHAN JURUS SERANG_2





NGENTUR LELAKU :

Sambungan dari Latihan Jurus Serang dan Pertahanan pada postingan sebelumnya yang berjuluk "Cakar Kucing Terbang" sesuai illustrasi gambar 1 s/d 5. Kini anda dapat menyambungnya dengan gerakan 6 s/d 10 yang berjuluk : KUPU-KUPU AIR

Selamat berlatih :

A. PADA GAMBAR 6 :

1. Setelah melakukan cakaran bersilangan ke depan, lakukan gerakan pada kaki kiri yang bergerak kedepan mengangkat... (seolah menendang dengan lutut)

2. Sambil melakukan cakaran lurus ke arah depan dengan cakar tangan kiri...

3. Sedangkan tangan kanan anda bergerak menarik ke samping kanan kepala... (seolah menarik tangan lawan)

B. PADA GAMBAR 7 :

1. Sambil melakukan lompatan kecil tetapi cepat yang bertumpu pada kaki kiri anda yang terangkat tadi...

2. Kini diletakkan ke bawah sambil kaki kanan anda melakukan tendangan jejak ke arah lutut lawan...

3. Posisi kedua tangan tetap dalam sikap waspada di depan tubuh anda...

C. PADA GAMBAR 8 :

1. Menurunkan kaki kanan anda yang melakukan tendangan jejakan ke arah belakang...

2. Kedua tangan melakukan tangkisan jeblak sebagai sikap preventif bila lawan melakukan counter attack...

D. PADA GAMBAR 9 :

1. Dengan cepat pula kaki kanan anda kembali bergerak maju di angkat ke arah depan...

2. Sambil tangan kiri anda melakukan tangkisan ke luar ke arah bawah...

3. Sedangkan tangan kanan anda melintang di depan dada...

E. PADA GAMBAR 10 :

1. Lalu lakukan tendangan jejak lurus ke arah depan, dengan sedikit mencondongkan tubuh ke belakang (agar jejakan kaki memiliki kekuatan maksimal)...

2. Dengan posisi ke dua tangan anda tetap dalam posisi semula sebagai upaya preventif untuk menagkis serangan lawan, sekaligus menjaga keseimbangan tubuh anda...

BERSAMBUNG PADA GERAKAN 11 s/ 15 PADA POSTINGAN BERIKUTNYA ....Ads by AdGenta

ARTIKEL TERKAIT :

1. LATIHAN JURUS SERANG 1

2. BELAJAR TANGKISAN DASAR

3. BELAJAR LATIHAN GERAK SERANG KAKI

4. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN I

5. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN II

Kamis, 16 Desember 2010

LATIHAN JURUS SERANG_1

NGLEBUR ROGO SEJATI :

Berikut ini beberapa bentuk dari Latihan Beladiri Serang dan Pertahanan yang dapat dilatih oleh siapa saja yang gemar menekuni dunia persilatan.

Dengan latihan jurus-jurus ini akan menambah tingkat kecepatan, daya refleks, sekaligus kemampuan daya gempur / serang anda dalam ilmu beladiri tangan kosong.

CARA BERLATIH :

Perhatikan dengan seksama petunjuk dan illustrasi yang diberikan, agar latihan anda dapat membuahkan hasil yang maksiamal. Untuk gerakan pada Gambar 1 hingga 5 berjuluk : CAKAR KUCING TERBANG

A. Pada Gambar 1 :

1. Berdiri tegak dengan pandangan lurus ke depan...

2. Jarak antar kaki tidak perlu terlalu melebar...

3. Kedua telapak tangan bertemu di depan dada dengan membentuk gerakan sembah depan...

4. Bacalah do'a bathin sesuai dengan keyakinan anda...

5. Sanbil melakukan sistem pernafasan alami untuk beberapa saat hingga jiwa maupun raga siap untuk di-ajak melatih jurus ini...

B. Pada Gambar 2 :

1. Turunkan badan sedikit merendah..., dengan menempelkan lutut kaki kanan ke tanah...

2. Sedangkan kaki kiri membentuk sudut siku-siku ke depan...

3. Kedua telapak tangan anda bergerak berubah bentuk menjadi cakar yang bersilangan di depan tubuh anda...

4. Telapak cakar tangan kanan menyilang-lintang di depan dada...

5. Telapak cakar tangan kiri menyilang ke arah bawah...





C. Pada Gambar 3 :

1. Tarik kaki kanan memutar belakang menyamping ke arah kiri...

2. Hingga posisi tubuh kini berubah arah hadap ke arah samping kanan...

3. Dengan kuda-kuda kaki kiri yang berada di depan tubuh...

4. Diikuti gerakan telapak tangan kanan yang melakukan tangkisan cakar dari dalam ke arah luar...

5. Sedangkan tangan kiri melekukan perlindungan melintang ke arah bawah sejajar pinggang anda...

D. Pada Gambar 4 :

1. Sambil melakukan gerakan lompatan mendekat (pampas depan) oleh kaki kanan yang berada di belakang tubuh... mendekat ke arah kaki kiri yang ada di depan agar...

2. Mampu melakukan gerakan tendangan kilat lurus ke arah depan...

3. Kedua telapak tangan dalam posisi tetap mengimbangi keseimbangan tubuh anda ketika melakukan gerakan tendangan kilat tersebut...

E. Pada Gambar 5 :

1. Meletakkan kaki kiri yang telah selesai melakukan tendangan ke arah depan...

2. Disusul dengan cepat gerakan kaki kanan maju ke arah depan...

3. Sambil melakukan gerakan cakaran bersilangan arah antara telapak cakar tangan kiri dan kanan ke arah depan tubuh hingga melebar ke arah samping...


Bersambung....
Untuk gerakan selanjutnya....


Ads by AdGenta

ARTIKEL TERKAIT :

1. LATIHAN JURUS SERANG 2

2. BELAJAR TANGKISAN DASAR

3. BELAJAR LATIHAN GERAK SERANG KAKI

4. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN I

5. BELAJAR RANGKAIAN GERAK SERANG TANGAN II

Sabtu, 11 Desember 2010

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM_8






CAKRA MANGGILINGAN_8 :

LANGKAH LATIHAN :

1. Langsung saja tarik nafas getar anda sehalus mungkin...

2. Sambil melakukan gerakan menarik kedua telapak tangan anda ke arah belakang..., tegak lurus pada pangkal siku lengan anda....

3. Kedua telapak tangan anda kini menghadap ke arah belakang tepat ujung-ujung jarinya sejajar dengan telinga anda...

4. Tahan pernafasan anda untuk beberapa hitungan detik dan sugestikan agar tersimpan di solar plexus...

5. Kemudian lepaskan nafas getar secara perlahan-lahan...

6. Sambil kedua telapak tangan anda bergerak memotong bersilangan di depan solar plexus...

7. Hingga nafas anda habis terkuras keluar..., maka sebagai gerakan penutup lakukan gerakan tarikan nafas panjang ....

8. Diikuti gerakan menarik kedua telapak tangan anda ke arah pinggang sambil menggenggam erat-erat keduanya....

9. Maka selesailah satu periode rangkaian dari latihan jurus olah pernafasan tenaga dalam tersebut di atas...

10. Anda dapat mengulanginya untuk kembali pada langkah awal sampai akhir, hingga dalam satu kali latihan anda mampu menyelesaikan 3x rangkaian/periode latihan jurus olah pernafasan tenaga dalam tersebut....

11. Insyaallah, tidak akan lama maka kekuatan tenaga dalam anda akan semakin besar dan melimpah ruah....

12. Sedangkan bagi pemula..., anda tak akan menyangka akan memperoleh kemajuan yang menggembirakan..., tinggal anda uji cobakan dengan patner latihan anda yang mampu menguasai ilmu stroom, karomah, ataupun silat hadiran untuk menguji kemampuan baru tersebut...

SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA BERMANFAAT...
LAIN WAKTU AKAN DISAMBUNG DENGAN POSTINGAN YANG BARU...

THE END ....



Ads by AdGenta

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM_7







CAKRA MANGGILINGAN_7 :

LANGKAH LATIHAN :

Saat hitungan penyimpanan dan penahan pernafasan anda dirasa cukup.., maka :

1. Lepaskan nafas getar secara sentak/cepat...

2. Sambil melakukan gerakan kedua telapak tangan anda mendorong lurus ke arah depan...

3. Dengan bentuk masing-masing ujung telapak tangan berlawanan arah...

4. Pandangan mata tetap tajam menusuk ke arah depan...

5. Kosongkan nafas anda dalam bebrapa hitungan detik (3-5 detik/detak jantung anda)...

6. kemudian lakukan penarikan nafas getar sepanjang mungkin...

7. Dengan menarik kembali kedua telapak tangan anda yang tadinya berada di depan dada..., ke arah samping pinggang anda terbuka ke arah depan...

8. Lalu simpan di solar plexus, sambil menahannya untuk beberapa hitungan detik pula...

9. Dan hentakkan nafas getar anda keluar secara sentak/cepat...

10. Diikuti gerakan menusukkan kedua telapak tangan anda ke arah depan yang saling bertemu bertempelan runcing pada ujung-ujung jarinya...

11. Kemudian, kembali kosongkan nafas anda (hampa nafas) untuk beberapa hitungan detik/detak jantung...

12. Ingat! Semua rangkaian antara gerak fisik, pernafasan, dan dzikir bathin yang wajib dibaca merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan satu dengan yang lain...

To be Continue...

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM_6





CAKRA MANGGILINGAN_6 :

LANGKAH LATIHAN :

Setelah pernafasan anda simpan dalam beberapa detik/detak jantung di solar plexus, maka :

1. Lepaskan nafas getar secara perlahan-lahan...

2. Diikuti gerakan telapak tangan yang bergerak ke arah atas kepala anda..., seolah-olah mengangkat suatu beban yang sangat berat...

3. Diiring dzikir bathin yang sama ketika melakukan pelepasan pernafasan tersebut...


4. Pandangan mata tetap harus tajam ke arah depan...

5. Ketika nafas anda sudah dikeluarkan semua..., maka kosongkan nafas (hampa) untuk beberapa hitungan detik...

6. Tetap dalam posisi kedua telapak tangan di atas kepala (gerakan junjung), lakukan pernafasan hisap secara cepat...

7. Dengan dzikir bathin yang sama...

8. Lalu lepaskan nafas getar secara sentak dan cepat...

9. Diikuti gerakan mengibaskan kedua telapak tangan anda ke arah samping tubuh anda sejajar dengan bahu lengan...

10. Jangan lupa untuk mengiringi pula dengan dzikir bathin yang sama ketika itu...

11. Lalu kosongkan pernafasan anda sekali lagi dalam beberapa detik...

12. Kemudian menarik nafas getar halus...

13. Sambil melakukan gerakan telapak tangan menutup membentuk sikap sembah di depan dada...

14. Simpan hasil tarikan nafas tersebut di solar plexus untuk beberapa hitungan detik...

CATATAN :
Untuk semua rangkaian olah pernafasan dalam latihan kali ini dzikir bathin yang digunakan adalah...
1. Saat menarik nafas bacalah BASMALAH...
2. Saat menahan nafas bacalah Asma ALLAH sesuai dengan hitungan detak jantung anda...
3. Ketika melepaskan nafas bacalah = LAA KHAULA WALAA QUWWATA ILLABILLAHI ALIYYUL 'ADZIMA..."


To be Continue...

Jumat, 10 Desember 2010

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM_5



CAKRA MANGGILINGAN_5 :

LANGKAH LATIHAN :

Setelah hasil tarikan nafas tersebut anda simpan di solar plexus dalam hitungan 3-5 detakan jantung atau detik maka...

1. Lepaskan secara sentak dan bergetar nafas tersebut...

2. Sambil melakukan gerakan fisik kedua telapak tangan anda yang tadinya berada terbuka di samping kiri-kanan pinggang.... kini didorongkan menjulur ke arah depan sejajar dengan dada...

3. Diiringi dengan dzikir bathin bacaan = "Laa Qaulaa Walaa Quwwata Illaa Billahi 'Aliyyul Adziima..."

4. Pandangan mata tetap tajam lurus ke arah depan...

5. Kesatuan gerak fisik pada kedua telapak tangan, pernafasan, dan dzikir bathin harus benar-benar diperhatikan...

6. Kemudian kosongkan nafas anda (hampa) dan tak perlu terburu-buru untuk menarik nafas kembali dalam hitungan 3-5 detak jantung/detik...

7. Setelah itu..., proses penarikan nafas getar dapat dilakukan kembali...(Gambar ke-2)

8. Sambil menarik kembali kedua telapak tangan anda di sisi pinggang terbuka ke arah depan...(Dengan bacaan dzikir bathin yang sama seperti proses penarikan sebelumnya).

9. Simpan hasil penarikan nafas tersebut di solar plexus dengan menahan pernafasan anda dalam beberapa hitungan yang sama...

10. Disertai bacaan asma Allah di dalam bathin dengan hitungan yang sama dengan tahapan langkah sebelumnya...

To be Continue ...

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM_4


CAKRA MANGGILINGAN_4 :

LANGKAH LATIHAN :

Setelah hitungan 3-5 detik proses penghampaan pernafasan anda selesai maka untuk langkah selanjutnya yaitu :

1. Lakukan nafas hisap getar dan panjang...

2. Dengan melakukan tarikan kedua telapak tangan yang menggenggam dang bersilangan di depan solar plexus ke arah samping kiri-kanan pinggang anda...

3. Sambil diiringi bacaan Basmalah = Bismillahir Rahmanir Rahiim...

4. Lalu simpan nafas hasil tarikan tersebut ke solar plexus untuk beberapa detakan jantung (3-5 detakan/detik)...

5. Dengan menegangkan otot perut anda...

6. Sambil diiringi dengan dzikir asma Allah sekali lagi sebanyak hitungan detak jantung anda...

7. Pandangan mata tetap tajam tertuju ke arah depan...

8. Penuh penjiwaan dan konsentrasi yang benar maka kesempurnaan rangkaian olah pernafasan pada langkah kali ini harus benar-benar diperhatikan...

9. Hingga kesimpulannya, antara gerakan raga, pernafasan, dan dzikir bathin merupakan rangkaian kesatuan dari proses pelatihan olah pernafasan pada tahap ini yang tidak boleh dipisah-pisahkan...

To be Contunue...

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM_3


CAKRA MANGGILINGAN_3 :

LANGKAH LATIHAN :

Setelah hitungan detak jantung anda sampai dengan 3 atau 5 kali detakan, maka dilanjutkan dengan :

1. Proses pelepasan nafas getar yang panjang hingga tubuh anda akan bergetar dengan sendirinya...

2. Sambil melakukan gerakan kedua telapak tangan yang tadinya terbuka ke arah depan di kanan-kiri pinggang anda kini berubah membentuk gerakan silang genggam tepat di depan solar plexus anda...

3. Iringi proses pelepasan nafas tersebut dengan dzikir bathin dengan bacaan Qaulqollaah = "Laa Khaula Wa Laa Quwwata Illaa Billahi 'Aliyil Adzhima..."

4. Pandangan tetap tajam lurus ke depan...

5. Konsentrasi yang terpusat pada penjiwaan gerakan tersebut harus benar-benar diperhatikan...

6. Kesatuan gerak, pernafasan, dan dzikir bathin merupakan satu rangkaian yang tak dapat dipisah-pisahkan demi kesempurnaan dari latihan kali ini...

7. Setelah proses pengeluaran nafas anda tersebut selesai maka jangan terburu untuk melakukan tarikan nafas lagi...

8. Kosongkan nafas anda dengan penahanan pernafasan barang 3-5 detik, lalu....

To be Continue ....

Kamis, 09 Desember 2010

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM_2


CAKRA MANGGILINGAN_2 :

LANGKAH LATIHAN :

1. Setelah diri anda benar-benar siap untuk berlatih maka sebagai langkah awal lakukan tarikan nafas getar panjang dan dalam...

2. Dengan menarik kedua telapak tangan anda yang berada sembah di depan dada ke arah samping kiri-kanan pinggang anda... Terbuka ke arah depan...

3. Seiring dengan proses penarikan nafas tersebut rasakan adanya daya getaran pada ujung-ujung jari tangan anda...

4. Ingat !! Badan harus tetap tegap ketika proses penarikan nafas tersebut berlangsung...

5. Dan pandangan mata harus tetap ke arah depan menusuk tajam penuh dengan pengerahan daya konsentrasi anda...

6. Ikuti proses penarikan nafas getar tersebut dengan dzikir bathin kalimat pembuka = "BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIIM...."

7. Lalu kunci pernafasan anda dengan sugesti bathin tertuju ke solar plexus (pusat perut = tali pusat) untuk beberapa saat... (minimal 3 - 5 detik) sambil mengencangkan/mengeraskan daerah perut...

8. Sambil membaca asma Allah sesuai dengan 3-5 detakan jantung anda...

9. Lalu .....

To be continue....

LATIHAN JURUS OLAH PERNAFASAN TENAGA DALAM


CAKRA MANGGILINGAN_1 :

Berikut ini merupakan Latihan Tingkat Lanjut dari applikasi penerapan jurus-jurus dasar dari Ilmu Tenaga Dalam secara meditatif yang akan penulis beberkan secara berseri :

Adapun fungsi dari latihan berikut ini yaitu :
1. Menabung power dan energi ilmu Tenaga Dalam anda...
2. Menambah tingkat pemahaman anda pada proses penyaluran inner energi...
3. Melatih kekuatan pernafasan sekaligus tingkat konsentrasi anda...
4. Menambah kekuatan kepekaan diri anda...

PERSYARATAN TEMPAT LATIHAN :

1. Dapat dilakukan di dalam ataupun di luar ruangan...
2. Cukup sirkulasi udara...
3. Situasi dan kondisi tempat latihan tenang...
4. Alangkah baiknya apabila dilatih di malam hari di atas pukul 12 malam...
5. Bila di luar ruangan (alam terbuka), hindari untuk berlatih ketika kondisi hujan yang disertai kilat atau petir...
6. Usahakan proses pelatihan secara rutin (istiqomah)..., minimal dalam 1 minggu anda melakukannya...
7. Bagi yang belum mengenal/awam sama sekali terhadap Ilmu Tenaga Dalam dapat melatihnya setiap hari selama 1 hingga 2 minggu maka anda akan heran/takjub melihat kemampuan baru yang anda miliki sekarang...

LANGKAH LATIHAN :

1. Duduklah bersila secara bebas...
2. Tegapkan badan...
3. Kedua telapak tangan bertemu di depan dada (sikap sembah "marang Gusti kang Gumelar Jagat")
4. Pandangan tajam lurus ke depan...
5. Pusatkan konsentrasi pada proses pelatihan olah pernafasan jurus tersebut...
6. Untuk langkah awal..., lakukan proses pernafasan secara alami untuk beberapa kali proses penarikan pernafadan agar membuat diri anda merasa tenang, damai...dan siap untuk melakukan latihan jurus olah pernafasan tersebut...
7. Iringi dalam hati untuk menyebut asma Allah berkali-kali seiiring dengan proses penarikan nafas, menahannya, maupun ketika melepaskannya...
8. Bila dirasa cukup... maka anda kini siap (terkondisi) untuk melakukan latihan jurus olah pernafasan berikut....

To be continue ....

Selasa, 23 November 2010

SIASAT PERANG VERSI DUNIA PEWAYANGAN
























TELUSUR PETILASAN :

Tak ada kata tidak berjuang dan berperang dalam sejarah umat manusia, mulai dari jaman purba (kala bendu) hingga akhir jaman nantinya (jaman kala mangsa). Umat manusia akan dihadapkan pada eksistensi diri dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan diri pribadi ataupun kelompok dari segala bentuk ancaman, tantangan, rintangan, dan hambatan.

Terlebih di-era jaman yang semakin berkembang pesat akan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dimana tidak lagi terjadi keseimbangan antara kebutuhan dengan sumber daya yang tersedia. Hingga berakibat antara satu dengan lainnya akan saling bersinggungan dalam memperjuangankan istilah kata "Kepentingan".

Hingga muncul bentuk akomodasi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, baik yang berbentuk kerjasama,persekutuan, bahkan pada babak akhir berujud konflik dan peperangan

Berikut ini merupakan taktik atau siasat dalam ilmu peperangan kuno yang perlu sekali untuk penulis perkenalkan kepada para sahabat setia. Yang apabila kita pelajari, bentuk dari taktik perang versi kuno (pewayangan = hindu = purwa) tersebut sangat sarat akan makna dari arti filsafati.

Memang bukanlah tandingan untuk taktik peperangan di era persenjataan modern, akan tetapi makna yang tersirat dan tersurat dari siasat peperangan versi lama ini tidak dapat dianggap remeh.

Adapun siasat peperangan yang dapat penulis persembahkan adalah sebagai berikut :

SIASAT PERANG WULAN TUMANGGAL

Siasat perang ini diibaratkan seperti bentuk bulan sabit, dimana seolah-olah wujudnya tidak membahayakan. Tetapi sesungguhnya siasat ini membahayakan karena di ujung sudut dan di tengah barisan selalu siap sedia dengan gerakan yang mudah dilakukan.
Selain dari siasat perang yang digambarkan ini, masih ada pula siasat lain-lainnya, seperti :

Jaladri pasang, yaitu samudera yang sedang pasang airnya, dimana gerak-gerik pasukan diibaratkan air laut pasang yang mematikan.
Emprit neba, ialah burung emprit yang datang menyerbu serentak di sawah. Oleh karena burung-burung menyerbu dalam jumlah banyak, maka rusaklah tanaman padi yang diibaratkan sebagai musuh.
Ada peribahasa Jawa yang berbunyi: Kinepung wakuI binaya mangap, yang artinja dikelilingi seperti pertemuan bingkai bakul dan seperti bertemu dengan buaya ternganga mulutnya. Berarti bahaya yang tak dapat dihindari.

SIASAT PERANG DIRADAMENTA

Diradameta artinya gajah yang sedang marah. Siasat ini menggambarkan kemarahan seekor gajah. Kemarahan yang mengagumkan (sekaligus mengerikan), belalai dan gading gajah itu sangat membahayakan. Dan kekuatannya pun maha dahsyat.
Siasat perang Diradameta ini digunakan Kurawa dalam perang Baratayudha, dimana Prabu Duryudana bertempat di tengkuk dengan Arja Sindurja (Jayadrata) dan Adipati Awangga, barisan Kurawa membentuk gading, sedangkan Prabu Bagadenta sebagai belalai gajah, dan Dahyang Durna berada di kepala gajah.
Bertempur antara Pandawa dan Kurawa dimisalkan seperti laut beradu gelombang, bergema hingga menjulang ke angkasa, dan menggelisahkan Suralaya, maka para Dewa di Suralaya menurunkan hujan bunga ke medan perang itu untuk penghiburan.

SIASAT PERANG GILINGAN RATA

Siasat perang ini sangat hebat, menyerupai roda kereta yang menggelinding dengan dahsyat sehingga apapun apapun yang tergiling akan hancur lebur. Perang dengan siasat ini harus mengerahkan tentara dengan jumlah besar dan harus mampu bergerak cepat, sebab tujuan siasat ini adalah menggempur kekuatan lawan dengan segera dan habis pada seketika itu juga. Siasat ini memerlukan panglima perang yang ulung, hingga musuh yang ditampuhnya tak dapat melawan. Pemimpin gerakan ini sebagian berada di garis depan dan sebagian lagi berada di garis belakang untuk mengelabuhi musuh.

Nach... begitulah gambaran dari sebuah siasat peperangan yang pada hakekatnya antara satu pihak ingin mengalahkan pihak lain demi suatu tujuan dan kepentingan duniawi. Ibarat pepatah : "Menang akan jadi Arang... Kalah akan menjadi Abu..."
Lalu.... mengapa harus ada PERANG...???

Sumber :
http://wayangku.wordpress.com
dari : Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

Rabu, 17 November 2010

AJI BRAJAWESI


KALPATARU :

Ekstrak : Ilmu Kanuragan

Salam Persahabatan ...
Berikut ini merupakan ilmu kanuragan yang berfungsi untuk memperkebal diri anda dari ancaman senjata tajam. Kesempurnaan dari ilmu ini berakibat tubuh anda akan memiliki kekebalan terhadap berbagai senjata yang terbuat dari logam seperi pedang, golok, celurit, parang, maupun tomabak.






CARA LELAKU :

  1. Lelaku puasa mutih selama 3 hari dengan memilih hari yang berneptu jumlah 40 (=sesuai dengan penanggalan/kalender Jawa).
  2. Lelaku puasa dapat dimulai pada malam hari tepat pada pukul 12 malam, dengan sebelumnya anda wajib mengerjakan lelaku sesuci terlebih dahulu.
  3. Kemudian mengerjakan dua rokat sholat hajat dan berdzikir amalan do'a ajian sebanyak jumlah neptu hari kelahiran anda.
  4. Setelah selesai, anda diperbolehkan untuk makan sahur untuk bekal tirakat puasa anda pada ke-esokan harinya.
  5. Anda diperbolehkan untuk tidur secukupnya hingga saat waktu tiba mengerjakan sholat wajib (=Subuh dan Maghrib), do'a wajib dibaca dengan jumlah bilangan sesuai neptu hari kelahiran anda.
  6. Kerjakan selama 2 hari lelaku tirakat puasa tersebut, sedangkan khusus untuk lelaku dihari terakhir (= hari ke-3) anda tidak diperbolehkan untuk tidur semalam suntuk hingga tiba waktu terbit fajar di hari berikutnya.
  7. Setelah selesai lelaku, do;a ajian harus selalu dirawat untuk dibaca minimal 1x dalam setiap selesai mengerjakan waktu sholat Subuh dan Maghrib.
  8. Untuk peningkatan level ilmu tersebut, anda dapat melakukan pengulangan lelaku tirakatnya setiap bulandengan ketentuan dan persyaratan yang sama.


DO'A AJIAN YANG DIAMALKAN :

"SALALLAHU 'ALAIHI WASSALAM...

APA RATUNING WESI...

IRENG-IRENGING MATA...

APA RATUNING WAJA...

PUTIH-PUTIHING MATA...

APA RATUNING PAMOR...

KUNING-KUNINGING MATA...

APA GURUNING PUCUKING BRAJA...

INGKANG NGADEG SATENGAHING MATA...

ALLAHU...ALLAHU...ALLAHU..."

Demikian sedikit kemampuan yang dapat penulis persembahkan semoga memiliki manfaat bagi mereka yang membutuhkan...
Wassallam...

Senin, 15 November 2010

AJIAN PANGLEREBAN


ARUM MANIS :

Aji Panglereban merupakan ilmu kanuragan yang berfungsi untuk mengunci niat jahat ataupun untuk tujuan menetralisir "unsur negatif" yang mengancam keselamatan jiwa anda. Entah itu bersumber dari golongan manusia maupun yang bersumber dari bangsa siluman (ghaib).

Sebagai tindakan preventif, ajian ini sangat efektif digunakan dalam segala waktu untuk benteng pertahanan anda dari faktor-faktor negatif yang setiap waktu dapat mengancam keselamatan jiwa anda.

CARA MEMPELAJARI :

1. Sediakan waktu khusus untuk lelaku puasa satu hari tepat pada hari kelahiran anda (weton = sesuai dengan kalender Jawa).

2. Tidak diperbolehkan untuk makan sahur dan saat berbuka puasa dengan mengandung bahan makanan berunsur hewani...

3. Lelaku menyiriki (= berpantang_) makanan dari unsur hewani tersebut hendaknya dilakukan selama 7 hari berturut-turut sesudah selesai lelaku puasa dilaksanakan...

4. Setiap selesai mengerjakan sholat wajib 5 waktu, hendaknya selalu mengamalkan do'a ajian sebanyak 7x ulangan, khususnya pada bacaan hitungan yang terakhir (7) agar dibaca dalam keadaan menahan pernafasan anda...

5. Kemudian menghembuskan nafas tersebut melalui mulut pada ke-2 telapak tangan anda dan sapukan hingga merata kesekujur tubuh anda.

DO'A AJIAN YANG DIAMALKAN :

'BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIIM...

GIRI-GIRI PUTRA MALANGGANA...

GAJAH NGAMUK TANPA SUDUK...

BRAJA MEDHAK...

BRAMA SIREP...

REP...SIREP...

SIREP SAKING KERSANING ALLAH..."

Demikian sedikit kemampuan yang penulis persembahkan semoga bermanfaat bagi mereka yang membutuhkannya...
Wassalam...

AJIAN PALENGKETAN


PEKSI JALADARA :

Berikut ini merupakan sebuah ilmu kanuragan yang berfungsi untuk membekali diri anda terhadap kemampuan untuk menangkis bahaya tindak pencurian dan perampokan yang mengancam harta benda yang anda miliki.

Yaitu Aji Palengketan (= plengketan), yang mampu secara cepat membuat obyek/sasaran dari ajian ilmu tersebut akan terimbas "kebingungan" ketika berniat ataupun sudah memasuki tempat penyimpanan harta benda anda. Sehingga ia akan mengalami proses "kelumpuhan" akibat kelelahan ketika mencari jalan keluar tempat penyimpanan harta benda anda.

Ia hanya mampu berputar-putar saja di lokasi yang telah dipasangi ajian Palengketan tersebut, sehingga kehabisan tenaga karena ketakutan akan terbongkar tindak kejahatannya.

CARA LELAKU :

1. Berniat lelaku tirakat ilmu selama 7 hari berturut-turut.

2. Selama lelaku tersebut hanya diperbolehkan makan 1x saja tepat pukul 12 malam yang hanya berupa "nasi ketan" dan minumnya-pun hanya berupa air tawar tanpa ada unsur pemanis.

3. Selebihnya anda tidak diperkenankan untuk makan lagi hingga tiba pada waktu/jam yang sama.

4. Setelah memakan nasi ketan, anda diwajibkan untuk berwirid dalam sebuah majelisan atau anda boleh melakukannya setelah anda mengerjakan 2 rokat sholat hajat di malam hari. Bacaan yang diwiridkan sebanyak 7x ulangan dengan menahan pernafasan pada setiap 1x bacaan amalan do'a.

5. Setiap selesai 1x bacaan agar senantiasa nafas keluar anda dihembus-hembuskan melalui mulut ke arah depan anda.

PENERAPAN ILMU :

Ketika akan digunakan untuk penjagaan rumah/lokasi/kamar tempat anda menyimpan barang berharga anda lakukan cara pemasangan ilmu ajian tersebut sebagai berikut :

1. Berdiri ataupun duduk bersila tepat di tengah-tengah lokasi penyimpanan benda berharga anda (tempat yang dituju).

2. Bacalah sebanyak 4x ulangan do'a ajian sambil menahan pernafasan anda dalam setiap 1x bacaan sambil melakukan hembusan nafas keluar melalui mulut anda ke arah masing-masing sudut ruangan/lokasi yang akan dipasangi ajian...

3. Pemasangan ajian tersebut diupayakan untuk menghadap ke arah Utara terlebih dahulu, kemudian melingkar berlawanan dengan arah jarum jam hingga urutannya adalah : Utara - Barat - Selatan - Timur...

4.Sebagai langkah akhir, ditutup dengan do'a keselamatan (bebas bacaannya) kepada Allah agar tujuan pemasangan ajian tersebut memiliki kekuatan yang diharapkan mampu untuk menjaga harta-benda (barang berharga) milik anda yang tersimpan di ruangan tersebut.

DO'A AJIAN YANG DIAMALKAN :

"KANG MAKET...
SANG SABDA MENGKERET...
KANG LENYENG...
SANG SABDA LENYENG...
KET MENGKERET...
KENA SESIKUNING ALLAH...
PURBA WISESANING ALLAH..."


Demikian sedikit kemampuan yang dapat kami persembahkan semoga memiliki manfaat bagi kita semua yang membutuhkannya...
Wasalam...

Jumat, 12 November 2010

MENCIPTAKAN RAKSASA GHAIB


LATIHAN APLIKASI KAROMAH TELUSUR LADUNI_4 (update) :

Berikut ini merupakan latihan untuk dapat meng-aplikasikan Ilmu Karomah Telusur Laduni yang mengfungsikan kekuatan cipta yang anda miliki.
Mengapa perlu dilatih ?
Sebab, Kekuatan cipta yang dimiliki oleh setiap orang tidaklah sama, hal ini sangat tergantung pada tingkat ketenangan bathin dan kekuatan konsentrasi yang dimiliki, disamping kemampuan jenis ilmu kanuragan yang ada, seperti Ajian Kresna, Bergolo ijo, Bherhala Sewu, Ajian Tiwikrama, dan lain sejenisnya.

Pada kesempatan kali ini, penulis beberkan cara/metode praktis untuk dapat melatih kemampuan anda dalam meningkatkan "Daya Cipta", sehingga kemampuan yang satu ini akan me-lengkapi dan mempertajam kemampuan yang telah anda miliki.

Daya cipta, merupakan kemampuan sentral = utama yang menjadi modal utama bagi mereka yang gemar bergelut di dunia spiritual dan supranatural. Tanpa ada unsur yang satu ini, maka mustahil beratus ribu ragam jenis ilmu kanuragan dan ke-ghaban itu dapat dikuasai secara sempurna.

Untuk kesempatan kali ini, Daya cipta anda akan ditujukan pada "penciptaan Obyek Ghaib yang berupa RAKSASA". Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Raksasa (=Giant) adalah makhluk yang sangat besar, tinggi, dan menakutkan. Bisa berbentuk setengah manusia, binatang liar, maupun bangsa siluman seperti yang ada dalam tokoh-tokoh dunia pewayangan.

Hal tersebut tergantung pada penggambaran daya cipta anda nantinya. Untuk makhluk yang aneh-aneh rupanya itu, penulis menyebutnya saja dengan kata Raksasa sebagai pendifinisian.

Gunanya untuk apa Bos...??
Kok Pakai Menciptakan Raksasa segala....!!


Kegunaan dari latihan tersebut sangatlah banyak :

  1. Untuk mempertajam kemampuan cipta anda dalam peng-applikasian ilmu karomah telusur laduni...
  2. Agar anda semakin cepat, tajam, dalam meng-applikasikan sebuah ilmu ketika benar-benar dibutuhkan. Bukan hanya untuk bahan koleksi doang...!!
  3. Menambah kewibawaan anda....
  4. Jelas, siap yang nggak takut bila melihat anda secara bathin berujud sesuatu yang menakutkan... itu-pun tergantung pada si-pelihat sosok anda yang ada unsur niatan untuk merugikan diri anda...
  5. Kemampuan untuk menang tanpa pertarungan...
  6. Bagaimana kok bisa menang tanpa bertarung..., lha lawan anda sudah kocar-kacir ketakutan ketika melihat wujud anda yang menyeramlkan seperti itu...


PERSYARATAN :


  1. Anda telah memiliki dan paham dalam penerapan ilmu karomah telusur laduni ataupun sejenisnya seperti : Kehadiran ataupun stroom...
  2. Tidak digunakan secara sembarangan tanpa kebutuhan yang dibenarkan...
  3. Rajin berlatih hingga benar-benar mampu untuk meng-applikasikan daya cipta anda dalam perwujudan "Raksasa"


Untuk sementara, penulis hanya persembahkan 2 model latihan saja, untuk model yang lain diserahkan pada para pembaca untuk ber-kreasi sendiri...:

LATIHAN MODEL I DENGAN BERMEDIAKAN BINATANG SEBAGAI OBYEK LATIHAN:

Binatang yang dapat dijadikan obyek latihan dan mudah didapatkan adalah kucing, anjing,ataupun burung peliharaan anda. Untuk yang lain-pun juga boleh...

1. Duduk bersila. ataupun berdiri santai di depan binatang tersebut...

2. Pandang sorot mata binatang tersebut sambil melakukan tarikan nafas hisap secara cepat...

3. Pejamkan mata anda untuk beberapa detik sambil membayangkan dengan cipta anda bahwa anda adalah "Raksasa" yang menyedot sukma = nyawa si-binatang tersebut masuk ke dalam diri anda....

4. Kunci pernafasan anda, Sambil dalam hati ucapkan kata berikut :

"WADAGKU MEKAR SUNDUL LANGIT...
MEKAR NGEGIRISI ISIN-ISENE JAGAT RAYA...
SARANA ALLAH NGIJABAHI...
KUN FA YA KUN..."


5. Buka mata anda sambil melakukan nafas lepas halus dan panjang melalui mulut anda tertuju pada obyek sasaran tersebut dengan sorot pandangan mata tajam menusuk ke arah mata obyek latihan...

6. Bukti anda berhasil dalam penerapan, apabila ada fenomena dari tingkah laku obyek sasaran yang mengalami perubahan..., bisa berbentuk lari-tunggang langgang, gelisah, ataupun bersuara ketakutan...

7. Bila belum berhasil, ulangi terus latihan tersebut hingga anda mahir...

LATIHAN MODEL II BERMEDIAKAN MANUSIA YANG TIDUR :

1. Duduk bersila ataupun berdiri kurang lebih 2 meter di dekat orang yang sedang tidur...

2. Pandangi obyek tersebut dengan sorot mata tajam...

3. Lakukan tarikan nafas hisap secara cepat sambil menutup mata anda...

4. Kunci pernafasan dalam beberapa saat, sambil membaca bacaan tersebut di atas...

5. Dan bayangkan = ciptakan "Perwujudan Raksasa" dalam mimpi alam sadar obyek tertidur tersebut seperti orang yang bertemu raksasa, ataupun raksasa yang sedang mengkejar-kejarnya (Hingga tergambar secara nyata dalam cipta anda)...

6. Lepas nafas halus-panjang melalui mulut anda....

7. Sambil mengamati perubahan yang terjadi pada obyek sasaran latihan anda...

8. Bila menunjukkan gejala-gejala perubahan tingkah-laku dalam tidurnya (menangis, menjerit, ataupun gambaran mimik wajah ketakutan) itu berarti latihan anda berhasil...

9. Bila tidak, jangan bosan-bosan untuk berlatih...

Demikian sedikit kemampuan yang dapat penulis persembahkan kepada anda...

SELAMAT MENCOBA...
SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA DALAM MENEGAKKAN KEBENARAN DAN KEADILAN...
SALAM PERSAHABATAN SELALU...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...