PETUNJUK PROGRAM 2014 SELENGKAPNYA TELAH DIKIRIMKAN VIA EMAIL , MOHON DIKONFIRMASI ULANG

Kunjungan Ke :

Senin, 03 Januari 2011

AJIAN SELIMUT RAJAH KALACAKRA


GELAR WEWAYANGANE JAGAT MARI'FAT :

EXTRAK ILMU KANURAGAN :

Berikut ini merupakan jenis ilmu kanuragan tingkat tinggi yang mempunyai banyak keunggulan.

Sebagai ilmu pagaran diri, hingga dapat penulis definisikan sebagai kategori Ilmu Kurung.
Sebagai ilmu pagaran ghaib untuk melindungi rumah, areal pertanian, pekarangan, kebun, dan lain sebagainya yang menjadi hak milik berharga anda.
Benteng ghaib dari serangan halus seperti sihir, teluh, tenung, dan santet.
Senjata ghaib sakti yang terletak di dada si-pemilik agar dapat digunakan dalam pertempuran secara ghaib dengan makhluk/jin yang jahat ketika Meraga Sukma maupun Terawangan.

Ilmu Kanuragan tersebut dijuluki : "AJIAN RAJAH KALACAKRA" yang konon menurut penciptaannya di-ilhami oleh tulisan yang terdapat pada tubuh BataraKala, Dewa berwajah Raksasa di Kahyangan yang merajai dunia kegelapan = kejahatan (versi dunia pewayangan).

Ajian Rajah Kalacakra, sebenarnya merupakan Ilmu Rajah Pada Tubuh yang di-rajahkan = dituliskan pada tubuh seseorang dengan ritual bathin tertentu agar memiliki khasiat kesaktian yang diunggulkan.

Dalam kesempatan kali ini, penulis tidak membeberkan secara keseluruhan dari cara mempelajari ilmu Rajah Kala Cakra tersebut sesuai dengan khasiat = keampuhan yang diharapkan. Akan tetapi cuma sebagian saja dari bentuk lelaku yang secara praktis dan mudah untuk dipelajari oleh siapa saja yang berminat untuk mempelajarinya.

Untuk itu sebut saja "Ajian Selimut Rajah Kalacakra" sebagai hasil Telusuran Secara Laduni yang berhasil dan memperoleh Intisari dari khasiat = kesaktian Ilmu Ajian Rajah Kalacakra yang sesungguhnya (induk).

Disebut demikian, karena lelaku yang digunakan untuk memperoleh intisari Ilmu Ajian Rajah Kalacakra menggunakan cara-cara praktis dan sederhana hingga siapa saja mampu dengan mudah untuk dapat mempelajari sekaligus memilikinya.

Karena itu, Ajian Selimut Rajah Kalacakra berfungsi defensif-protectif hanya untuk perlindungan diri dari berbagai ancaman maupun serangan baik nyata maupun ghaib. Tepatnya sebagai Ilmu Kurung = Selimut Ghaib tingkat tinggi yang mampu melindungi si-pemiliknya. Seperti halnya Ilmu Ajian Kunci Wali, Ajian Payung Rasul, Ajian Lampah Lumpuh, maupun Ajian Betara katong yang tersohor akan kehebatannya.

Untuk dapat mempelajari ilmu Ajian Selimut Ghaib tersebut diperlukan lelaku sebagai berikut :
1. Sediakan waktu 1 ataupun 3 hari sesuai dengan kemampuan ke-ikhlasan bathin anda untuk lelaku puasa mutih dengan menghindari berbuka makanan yang mengandung unsur hewani.
2. Puasa 1 hari dikerjakan tepat pada hari kelahiran anda (weton) sesuai dengan kalender penanggalan Jawa. Sedangkan bagi mereka yang menuntut kesempurnaan, hendaknya mengerjakan lelaku puasa selama 3 hari dengan memilih hari-hari yang jumlah neptunya 40 (telah dipostingkan sebelumnya). Dengan berpedoman pada wejangan Sunan Kalijaga (seorang Wali Allah yang ahli dalam Ilmu Makrifatul-Hikmah di Tanah Jawa sekaligus anggota elit dari jamaah para Wali yang terkenal dengan sebutan Wali Songo), "bahwa dengan mengerjakan lelaku puasa ataupun tirakat jenis apapun asalkan memilih 3 hari yang tepat dan apabila dijumlahkan neptunya berjumlah 40. Maka sama saja fadilahnya lelaku tersebut dengan mengerjakan lelaku selama 40 hari dengan ketentuan niatan suci dan ke-ikhlasan bathin dalam lelaku/tirakat".

3. Malam tepat pukul 24.00 menjelang sebelum melaksanakan lelaku yang utama (puasa), terlebih dahulu kerjakan lelaku sesuci dari kotoran raga dan bathin dengan mandi besar / keramas terlebih dahulu.

4. Kemudian kerjakan dua rokaat sholat hajat dengan niatan khusus untuk mampu melaksanakan lelaku puasa mutih guna memperoleh intisari dari Ajian Rajah Kalacakra yaitu Ajian Selimut Rajah Kalacakra (versi penulis).

5. Setelah selesai melaksanakan sholat hajat, masih dalam duduk majelisan kerjakan lelaku wirid khusus amalan do'a ajian sebanyak 7x ulangan dengan aturan : Setiap 1x bacaan doa hendaknya melakukan upaya penarikan-tahan-dan melepas pernafasan secara teratur.

a). Saat menarik nafas baca Basmalah dengan kesungguhan hati.
b). Ketika menahan nafas baca Do'a Amalan dalam 1 rangkaian peng-kalimatan.
c). ketika melepas nafas baca Do'a Qolqollah =
"Laa Khaula wa laa Quwwata Illaa Billahi 'Aliyyil Adzhima "

6. Setelah selesai bacaan do'a amalan selesai anda baca secara keseluruhan, kemudian tutup dengan permohonan/ do'a kepada Allah agar anda diberi karunia Allah untuk dapat memegang amanat Ilmu Ajian Selimut Rajah Kalacakra dengan keselamatan fii duniah wal akhirat.

7. Maka anda diperbolehkan untuk makan sahur pembuka lelaku puasa anda... (ingat ! = makanan harus tidak mengandung unsur hewani baik ketika berbuka, maupun sahur).
Kemudian anda diperbolehkan tidur hingga saat waktu Sholat subuh dikumandangkan.
Pembacaan amalan do'a ajian hendaknya dilakukan pula setiap selesai mengerjakan sholat wajib dengan tata cara dan hitungan bilangan yang sama.

8. Ketika tiba hari lelaku yang terakhir, hendaknya pada waktu makan sahur untuk lelaku puasa hari ke-3 untuk tidak tidur semalaman suntuk hingga terbit fajar di hari penutupan lelaku puasa selama 3 hari tersebut selesai.
Pembacaan do'a amalan hendaknya selalu diamalkan secara istiqomah setiap harinya ketika selesai lelaku sebagai upaya perawatan ilmu. (Bukankah tanaman yang jarang disirami air akan layu ?)

CATATAN :

==> Bagi mereka yang mengikuti program pengisian ilmu Telusur Laduni level II, yang telah diagendakan jadwalnya dengan penambahan plus Ajian Selimut Rajah Kalacakra, Anda cukup hanya melaksanakan tugas perawatan saja dengan me-wiridkan do'a amalan ajian secara istiqomah.

AMALAN DO'A YANG DIAMALKAN :

"BISMILAHIR RAHMANIR RAHIIM ....
YA MAROJA... JAROMAYA
YA MARANI... NIRAMAYA
YA SILAPA... PALASIYA
YA MIDOSA... SADOMIYA
YA DAYUDA... DAYUDAYA
YA SIKAYA... KAYASIYA
YA SIMAHA... MAHASIYA
YA MIDORA... RADOMIYA
LAA KHAULA WALAA QUWWATA ILAA BILLAHI 'ALIYYIL ADZHIMA..." (7x)

Demikian sedikit kemampuan yang dapat penulis persembahkan kehadirat para sahabat setia Blog ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua ...
Selamat mencoba dan Salam persahabatan selalu ...
Sampai jumpa dilain postingan dan program-program terbaru di tahun 2011 ini ...
Good luck and always happiness ...

5 komentar:

darma.lbs mengatakan...

ass...
salam kenal bang..!
aku darma..
bagus bgt bg...!
aku mau nanya ama ab.."apa beda ajian rawarontek dan pancasona..?
makasi bang atas petunjuk nya..

soelistijono mengatakan...

Keduanya memiliki khasiat yang hampir sama, konon orang yang memiliki kedua macam ajian tersebut seakan dirinya tidak akan pernah mati kecuali dirinya sendiri yang menikhlaskan untuk mati. Pancasona adalah ilmu milik Dasamuka dan Hanuman dalam cerita pewayangan. Disamping mampu untuk bertahan hidup dan memperbanyak diri dalam kelipatan jumlah.
Sedangkan ajian Rawerontek, terilhami akan kehebatan ajian Pancasona yang tidak sembarangan makhluk di muka bumi ini mampu untuk memilikinya. Maka terlahirlah ajian Rawerontek yang masih memiliki banyak kelemahan. Seperti bila salah satu anggota tubuhnya yang terpotong menyentuh tanah maka ia akan mampu kembali pada sedia kala. Ataupun salah satu dari kelipatan dirinya berhasil melangkahi anggotanya yang telah terluka/tewas maka anggota kelipatan dirinya tersebut dapat kembali hidup.
Jadi kesimpulannya = Kedua ajian tersebut hampir serupa tapi tak sama. Baik cara lelaku dan cara mempelajarinya...

marthasentlep mengatakan...

ass..
Mantabz ni postingan,.. q nyari teknik kala cakra ssampai kmana mana ga dpt yg sesuai dg hati,.. eh alkhamdulillah disini tersedia dg karakter yg menrurut saya balance dg pribadi saya,..
qobiltu ijazahnya saya terima dg sempurna,...

mas skalian di posting gambar rajahnya dong,. biar lbigh mantabz lagy....

wass...

maxfeeler3 mengatakan...

Salam mau tanya aji ni dalam bahasa apa sebenarnya? gak paham maksudnya

amanda nurul mengatakan...

Aji kalacakra d buat oleh bathara guru yg menyamar sebagai kandhabuwana yang mengukir di dada bathara kala. Ajian kalacakra yakni berbahasa latin sansekerta dan konon hanya bathara wisnu yang dapat membacanya. Rapal atau mantra ajian ini bukanlah yang terdapat pada rajah tersebut, namun doa yg di niatkan semata mata karna Allah.
Rajah kalacakra hanyalah pengunci akan hawa sengkala ataupun kejahatan duniawi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

RECENT COMMENT

FLAG COUNTER

free counters

https://plus.google.com